Tingkatkan Produktivitas Dosen, Fakultas Syariah Adakan Coaching Clinic Artikel Bersama Prof. Dr. Irwan Abdullah

Fasya Media Center – Untuk meningkatkan produktivitas dosen dalam publikasi ilmiah, Fakultas Syariah IAIN Ponorogo mengadakan coaching clinic artikel. Pelatihan secara intensif dalam penulisan artikel ini dilaksanakan di Hotel Indah Palace, Tawangmangu, Karanganyar selama 2 hari pada Jum’at – Sabtu, 15 – 16 Juli 2022. Secara spesial, panitia menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, yakni Prof. Dr. Irwan Abdullah, Guru Besar Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Acara yang bertajuk Coaching Clinic Artikel ini diikuti oleh 34 dosen yang terdiri dari dosen Fakultas Syariah dan beberapa dosen dari kampus sekitar Ponorogo. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan stimulus bagi para dosen agar dapat produktif menghasilkan karya tulis ilmiah, baik berupa jurnal penelitian maupun pengabdian masyarakat yang dapat diterbitkan di jurnal terakreditasi nasional dan internasional.

“Dengan menghadirkan Prof. Dr. Irwan Abdullah semoga kita bisa mendapatkan ilmu tentang menulis karya ilmiah yang baik dan dapat terbit di jurnal yang terindeks scopus,” terang beliau.

Wakil Dekan I, Dr. Abid Rohmanu, M.H.I., yang bertindak sebagai ketua panitia pelaksana kegiatan ini, menambahkan bahwa dengan diadakannya coaching clinic artikel ini diharapkan akan muncul karya ilmiah dosen Fakultas Syariah yang berkualitas serta dapat terbit di jurnal-jurnal ternama dan bereputasi.

“Kita nanti akan menyerap ilmu, tips dan trik agar tulisan artikel ilmiah kita bisa tembus jurnal bereputasi dan terindeks scopus dari Prof. Irwan,” kata beliau.

Prof. Dr. Irwan Abdullah adalah akademisi dan Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) yang memang concern di bidang kepenulisan artikel ilmiah melalui yayasan yang beliau bentuk yakni IA Scholar Foundation (https://iascholar.org/). Beliau dan tim mendedikasikan diri untuk memberikan pendampingan dalam proses penyusunan proposal penelitian bertaraf internasional, desain penelitian, academic writing, dan publikasi artikel jurnal bereputasi.

Dalam kegiatan coaching clinic artikel ini, Prof. Irwan memaparkan materinya tentang tips dan trik untuk menemukan ide tulisan yang “disukai” jurnal. Ada tiga modal utama yang harus dimiliki sebelum menulis artikel jurnal. Pertama, memilih topik/tema tulisan yang beliau singkat dengan CCTE (Controversy, Change, Trend, Emergency). Beliau menjelaskan bahwa topik yang menarik adalah topik yang kontroversi, mengandung perubahan, isu yang sedang trending, atau tema-tema yang ada unsur emergency (kedaruratan).

“Seperti ketika pandemi covid-19 baru melanda, secepat mungkin kita menulis tentang isu tersebut dari perspektif yang berbeda. Kemungkinan besar jurnal tidak akan menolak tulisan kita,” jelas beliau.

Modal yang kedua adalah menentukan orientasi suatu tulisan. Mau menggunakan teori, pendekatan, model, metode, strategi, konsep, apa yang bisa dipakai dalam tulisan tersebut. “Harus fokus pada topik yang diangkat, jangan melebar kemana-mana,” ujar founder IA Scholar Foundation tersebut.

Modal ketiga adalah kualitas tulisan. Kualitas tulisan ini bisa dimulai dengan menentukan tiga unsur pokok dalam tulisan. Pertama Judul yang harus memenuhi CCTE (Controversy, Change, Trend, Emergency) dengan skema objek formal + objek material + konteks. Kedua menentukan keywords, yakni 3 kata dari judul. Ketiga menggali bukti/data dari topik yang dipilih, minimal tiga bukti yang akan digunakan sebagai basis analisis terhadapa tulisan.

Selama 6 jam lebih, Prof. Irwan menjelaskan panjang lebar seluk beluk mengenai kepenulisan artikel jurnal. Termasuk memberikan tips dan trik bagaimana membentuk paragrap yang baik dengan memenuhi unsur PREC (points, reason, example, conclusion) serta bagaimana mengatur waktu agar tetap produktif dengan jargon “one day one paragraph (ODOP)”.

 

Reporter : Muhammad Ali Murtadlo

Editor : Abu Abas

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp