Ujian Skripsi Gelombang Pertama Tahun Akademik 2021/2022 Telah Sukses Digelar

Fasya Media Center – Pelaksanaan ujian skripsi gelombang pertama, semester gasal Tahun Akademik 2021/2022 telah sukses digelar. Rangkaian ujian yang berlangsung selama 4 hari, yakni Senin – Kamis, 6-9 September 2021, bertempat di Gedung Fakultas Syariah IAIN Ponorogo tersebut berjalan dengan lancar.

Meski dalam kondisi pandemi seperti saat ini, mahasiswa peserta ujian tetap semangat dan optimistis melaksanakan munaqosah. Ujian atau munaqosah skripsi ini merupakan tahap akhir mahasiswa untuk mempertahankan apa yang sudah ditulis dalam karya ilmiah. Apabila berhasil, maka berhak untuk memperoleh gelar akademik sesuai jurusan masing-masing. Untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum mereka harus menghadapi 3 orang penguji yang terdiri dari Ketua Sidang, Penguji I dan Penguji II.

Terhitung ada 27 mahasiswa semester akhir yang mengikuti ujian gelombang pertama ini, yakni dari Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) 11 mahasiswa dan dari Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) berjumlah 16 mahasiswa. Raut muka bahagia tampak menyelimuti wajah mereka. Pasca ujian, terlihat beberapa mahasiswa yang berswafoto dan foto bareng bersama kawan-kawannya di depan gedung Fakultas Syariah, untuk merayakan apa yang telah mereka perjuangkan.

Raudina Firdausya, salah satu mahasiswa jurusan HES, mengaku senang sekali sudah melewati fase ini. Ia telah melakukan penelitian mengenai Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Hutang Piutang Pada Kelompok Arisan di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dan berhasil dipertahankan dalam sidang.

“Alhamdulillah, senang sekali, tadi penguji 1 saya Pak Udin Safala dan Penguji 2-nya, Abah Rodli Makmun, sedangkan pembimbing skripsi saya Bu Rif’ah Roihanah”, tutur Raudina.

Sama halnya dengan Raudina, Haniatus Sholikah mengaku lega dan bahagia telah sampai pada fase ini. Bersyukur sidang berjalan lancar dan apa yang diusahakan selama ini membuahkan hasil.

“Saya ambil judul tinjauan yuridis terhadap putusan No. 74/PDT.G/2020 tentang pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo. Alhamdulillah sidang berjalan lancar.” Ucap mahasiswa yang akrab disapa Hani ini.

Setelah berhasil mempertahankan kajian akademiknya pada sidang munaqosah ini, maka Raudina dan kawan-kawannya sesama peserta ujian skripsi berhak menyandang gelar Sarjana Hukum. Selamat! Semoga ilmunya bermanfaat !

Reporter : Nova Anggraini Putri
Editor : Muhammad Ali Murtadlo

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp